Selasa, 21 Mei 2013

Kumpulan tulisan Om Darwis Tere Liye ^^^^


*Boleh jadi, tapi mungkin juga tidak

Seseorang yang pernah kita tinggalkan pergi, boleh jadi adalah milik kita paling berharga
Seseorang yang kita harap-harapkan, boleh jadi masalah terbesar masa depan
Seseorang yang membenci kita, boleh jadi yang paling mengenal kita

Seseorang yang kita sakiti, boleh jadi jalan kebaikan terbaik kita
Seseorang yang kita sanjung, puji, boleh jadi sama sekali tidak membutuhkan kita

Seseorang yang kita tabrak, boleh jadi yang hendak memberikan jalan
Seseorang yang kita usir pergi, boleh jadi yang hendak memberikan solusi

Aduhai, inilah puisi boleh jadi, tapi mungkin juga tidak

Karena seseorang yang kita kecilkan, boleh jadi paling besar jasanya bagi kita
Dan seseorang yang kita lupakan, boleh jadi yang mengingat kita paling banyak

--tere lije

*Karena kita tidak bisa melihat penjelasan di hati orang lain, maka bukan berarti penjelasan itu tidak ada.

Karena kita tidak bisa melihat keindahan pada sesuatu, maka bukan berarti tidak ada indah di sana.

Dunia ini dipenuhi dengan hal-hal yang tidak bisa kita lihat.

Coba periksa, ketika orang lain tidak bisa melihat betapa rindunya kita pada seseorang, maka bukan berarti rasa rindu itu tidak ada, bukan?

Ketika orang lain tidak bisa melihat betapa sakitnya hati kita, maka bukan berarti rasa sakit itu tidak ada, bukan?

--Tere Lije

*Hei, cowok2 gagah, kata siapa kita ini tidak tinggal di negeri dongeng? Kata siapa tidak ada lagi puteri2 jelita yang baik hatinya tapi ditawan di menara tinggi, dijaga oleh seekor naga?

Pergi sana ke rumah orang tua gadis yang kalian sukai, lamar, ajak menikah. Jadilah pangeran yang berani dan perkasa. Merekalah puteri2 yang diikat, dijaga, 'ditawan' oleh orang tuanya agar menjadi puteri yang jelita dan baik hatinya. Kalian datang 'membebaskannya', mengajak pergi berpetualang.

Atau jangan2 hari ini, lebih banyak cowok2 plintat-plintut, pengecut, hanya berani pacaran saja, persis dalam telenovela atau sinetron murahan, apesnya, cowok2 penakut ini bermimpi hidup dalam kisah cinta dongeng2 legendaris.

--Tere Lije

*Ketika seseorang tidak memenuhi kriteria kita, bahkan jauh sekali, maka bukan berarti kita tidak bisa menyukainya.

Tanyakanlah ke orang tua kita, nenek-kakek kita, pernikahan mereka langgeng, justeru karena tetap menyukai seseorang dengan segala kekurangannya.

--Tere Lije

*Jangan habiskan air mata untuk seseorang yang bahkan tidak tahu kita menangis untuknya.

Jangan habiskan waktu memikirkan orang lain yang bahkan satu detik pun tidak balas memikirkan kita.

Dan mulailah menyadari, boleh jadi di luar sana, ada orang lain yang bersedia menangis untuk kita, bersedia menghabiskan waktu untuk kita.

--tere lije


^_^ * ^_^


... FADHILAH DAN TATA CARA SHALAT DHUHA ...

Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ... Shalat Dhuha adalah shalat sunnat yang dilakukan seorang muslim ketika matahari sedang naik.

Kira-kira, ketika matahari mulai naik kurang lebih 7 hasta sejak terbitnya (kira-kira pukul tujuh pagi) hingga kira-kira pukul sebelas siang.

Jumlah raka’at shalat dhuha bisa dengan 2,4,8 atau 12 raka’at. Dan dilakukan dalam satuan 2 raka’at sekali salam

A. Tata Cara Shalat Dhuha ...

Niat shalat dhuha ... "Ushallii sunnatadh-dhuhaa rak’ataini lillaahi ta’aalaa."

Artinya: ” Aku niat shalat sunat dhuha dua rakaat, karena Allah.”

Pada rakaat pertama setelah Al-Fatihah membaca surat Asy-Syams (Surat yg lain juga ngak apa-apa)

Pada rakaat kedua membaca surat Adh-Dhuha (Surat yg lain juga ngak apa-apa)

Doa yang dibaca setelah shalat dhuha: ...

ALLAAHUMMA INNADH-DHUHAA ‘ADHUHAA ‘UKA – WAL BAHAA ‘ABAHAA ‘UKA – WAL JAMAALA JAMAALUKA – WAL QUWWATA QUWWATUKA – WAL QUDRATA QUDRATUKA – WAL ‘ISHMATA ‘ISHMATUKA.

ALLAAHUMMA IN KAANA RIZQII FIS-SAMAA ‘I FA ANZILHU – WA IN KAANA FIL ARDI FA AKHRIJHU – WA IN KAANA MU’ASSARAN FA YASSIRHU – WA IN KAANA HARAAMAN FATHAHHIRHU – WA IN KAANA BA’IIDAN FA QARRIBHU, BIHAQQI DHUHAA ‘IKA, WA BAHAA ‘IKA, WA JAMAALIKA, WA QUWWATIKA, WA QUDRATIKA.
AATINII MAA ‘ATAITA ‘IBAADAKASH-SHAALIHIIN.

Artinya: ...

“Wahai ALLAH, bahwasanya waktu Dhuha itu waktu Dhuha-MU – dan kecantikan adalah kecantikan-MU – dan keindahan adalah keindahan-MU – dan kekuatan adalah kekuatan-MU – dan kekuasaan adalah kekuasaan-MU – dan perlindungan itu adalah perlindungan-MU.

Wahai ALLAH, jikalau rejekiku masih diatas langit, maka turunkanlah – Dan jikalau ada didalam bumi maka keluarkanlah – dan jikalau sukar maka mudahkanlah – dan jika haram maka sucikanlah – dan jikalau masih jauh maka dekatkanlah dengan berkat waktu Dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan dan kekuasaan-MU.

B. Rahasia dan Keutamaan shalat Dhuha ...

Hadits Rasulullah saw yang menceritakan tentang keutamaan shalat Dhuha, di antaranya:

1. Sedekah bagi seluruh persendian tubuh manusia ..

Dari Abu Dzar al-Ghifari ra, ia berkata bahwa Nabi Muahammad saw bersabda:

“Di setiap sendiri seorang dari kamu terdapat sedekah, setiap tasbih (ucapan subhanallah) adalah sedekah, setiap tahmid (ucapan alhamdulillah) adalah sedekah, setiap tahlil (ucapan lailahaillallah) adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kepada kebaikan adalah sedekah, mencegah dari kemungkaran adalah sedekah. Dan dua rakaat Dhuha diberi pahala” (HR Muslim).

2. Ghanimah (keuntungan) yang besar ...

Dari Abdullah bin `Amr bin `Ash radhiyallahu `anhuma, ia berkata:
“Rasulullah saw mengirim sebuah pasukan perang. Nabi saw berkata: “Perolehlah keuntungan (ghanimah) dan cepatlah kembali!. Mereka akhirnya saling berbicara tentang dekatnya tujuan (tempat) perang dan banyaknya ghanimah (keuntungan) yang akan diperoleh dan cepat kembali (karena dekat jaraknya).

Lalu Rasulullah saw berkata; “Maukah kalian aku tunjukkan kepada tujuan paling dekat dari mereka (musuh yang akan diperangi), paling banyak ghanimah (keuntungan) nya dan cepat kembalinya?

Mereka menjawab; “Ya!

Rasul berkata lagi: “Barangsiapa yang berwudhu’, kemudian masuk ke dalam masjid untuk melakukan shalat Dhuha, dia lah yang paling dekat tujuanannya (tempat perangnya), lebih banyak ghanimahnya dan lebih cepat kembalinya.” (Shahih al-Targhib: 666)

3. Sebuah rumah di surga ..

Bagi yang rajin mengerjakan shalat Dhuha, maka ia akan dibangunkan sebuah rumah di dalam surga. Hal ini dijelaskan dalam sebuah hadits Nabi Muahammad saw:

“Barangsiapa yang shalat Dhuha sebanyak empat rakaat maka akan dibangunkan sebuah rumah di surga.” (HR. Ath Thabarani)

4. Memeroleh ganjaran di sore hari ...

Dari Abu Darda’ ra, ia berkata bahwa Rasulullah saw berkata:
“Allah ta`ala berkata: “Wahai anak Adam, shalatlah untuk-Ku empat rakaat dari awal hari, maka Aku akan mencukupi kebutuhanmu (ganjaran) pada sore harinya” (Shahih al-Jami: 4339).

Dalam sebuah riwayat juga disebutkan: “Innallaa `azza wa jalla yaqulu: Yabna adama akfnini awwala al-nahar bi’arba`i raka`at ukfika bihinna akhira yaumika” (“Sesungguhnya Allah `Azza Wa Jalla berkata: “Wahai anak Adam, cukuplah bagi-Ku empat rakaat di awal hari, maka aku akan mencukupimu di sore harimu”).

5. Pahala Umrah ...

Dari Abu Umamah ra bahwa Rasulullah saw bersabda:

“Barangsiapa yang keluar dari rumahnya dalam keadaan bersuci untuk melaksanakan shalat wajib, maka pahalanya seperti seorang yang melaksanakan haji. Barangsiapa yang keluar untuk melaksanakan shalat Dhuha, maka pahalanya seperti orang yang melaksanakan `umrah….(Shahih al-Targhib: 673).

Dalam sebuah hadits yang lain disebutkan bahwa Nabi saw bersabda: “Barangsiapa yang mengerjakan shalat fajar (shubuh) berjamaah, kemudian ia (setelah usai) duduk mengingat Allah hingga terbit matahari, lalu ia shalat dua rakaat (Dhuha), ia mendapatkan pahala seperti pahala haji dan umrah; sempurna, sempurna, sempurna” (Shahih al-Jami`: 6346).

5. Ampunan Dosa ...

“Siapa pun yang melaksanakan shalat dhuha dengan langgeng, akan diampuni dosanya oleh Allah, sekalipun dosa itu sebanyak buih di lautan.” (HR Tirmidzi)

Wallahu’alam bishshawab, ..
... Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati kita yang telah lama terkunci ...